Berdagang itu lebih baik daripada menjadi Pegawai

Judul diatas saya kutip dari tulisan Dr. ‘Aidh al-Qarni, seorang penulis Timur Tengah, dalam bukunya La Tahzan (Jangan Bersedih) yang telah menjadi best seller. Tulisan itu sekilas terlihat sederhana dan kurang bermakna, padahal jika kita telaah lebih jauh maknanya sangat dalam sekali. Sebuah ajaran spiritual dan kultural mengenai pentingnya suatu kewirausahaan yang dikemas hanya dalam satu kalimat tanpa bermaksud menggurui. Satu kalimat sederhana itulah yang saya cuplik untuk memberi judul tulisan yang sedang Anda baca ini.

Sebenarnya setiap orang telah dibekali dengan kemampuan khusus sejak lahir. Inilah yang disebut dengan bakat alam. Dan bakat alam yang universal dimiliki setiap manusia adalah kemampuannya untuk mempertahankan hidup. Sejarah telah membuktikan bahwa dulu nenek moyang kita itu hidup dari berburu dan meramu. Setelah itu mereka mencapai tahap yang lebih tinggi lagi yakni barter barang. Inilah cikal bakal perdagangan yang sekarang telah berkembang sangat pesat dengan komoditi nyata maupun maya.

Jadi berdagang itu sebenarnya merupakan insting alamiah manusia. Sejak lahir ia sudah dikaruniai kemampuan itu untuk mempertahankan hidupnya termasuk dengan cara berdagang. Namun dalam perkembangannya, faktor tempat tinggal serta budaya lokal telah mempengaruhi kemampuan tersebut. Khusus di Indonesia, pengaruh pendudukan bangsa asing di negeri ini selama ratusan tahun ternyata juga berpengaruh terhadap kemampuan alamiah kita dalam mengembangkan perdagangan. Continue reading

Leave a comment

Filed under Inspirasi baru